Friday, January 6, 2012

~ Cinta VS kentut..~


CINTA dan KENTUT tidak bisa ditahan, keduanya bisa menjadi lega bila terlaksana.

CINTA tertahan = Sengsara, KENTUT ditahan = Menderita

Kalau CINTA dan KENTUT keras bersuara, tentu perasaan kita lega.

CINTA terkesan malu-malu tapi mau, KENTUT bikin malu-maluin baunya.

CINTA tanpa rasa, bukan CINTA namanya, KENTUT tak berbau, bukan KENTUT namanya.

CINTA itu rapuh, KENTUT itu bau.

CINTA itu halus, KENTUT itu virus.

CINTA diam-diam membuat orang mabuk kepayang, KENTUT diam-diam membuat orang mabuk kepalang.

CINTA bagi kebanyakan orang muda, “Ahhh, CINTA monyet…!”

KENTUT didepan banyak orang, “Sialan, monyet lu…!”

CINTA dan KENTUT sama-sama sering dicari:

Kalau sudah CINTA: “Dimana engkau duhai kekasih?”

Kalo sudah KENTUT: “Siapa nih yang KENTUT? Hayoo, ngaku gak…?!!!”

CINTA berlebih membuat orang terbuai, KENTUT berlebih membuat orang terkulai.

CINTA menyatukan persepsi, KENTUT menyatukan emosi.

Wednesday, January 4, 2012

"I like this girl.." 8

“Aina..selalunya awak study dengan siapa?” setelah hampir sejam berada dalam kelas, Ashraff memberanikan dirinya untuk berbual dengan Aina. Memandangkan gadis itu langsung tidak menegurnya, jadi Ashraff bertindak untuk menegur Aina terlebih dahulu. Pada pendapat Ashraff, andai bulan jatuh sekalipun belum tentu Aina akan memulakan perbualan dengannya. Ashraff mengalah.
Aina yang mendengar Ashraff bertanya berpaling sekilas memandang ke arah lelaki itu. Sedikit terkejut apabila tiba-tiba sahaja dia mendengar lelaki itu bersuara.
“Aina..come join my group for final project?” Ashraff mengajak riang dengan harapan setinggi gunung yang Aina bersetuju.
“Eh, tak apalah.” Aina menolak lembut. Bukan jual mahal dengan ajakan itu tetapi sebolehnya Aina mahu sekumpulan dengan kaum yang sejantina. Dengan itu, Aina tidak merasa segan untuk bertanya memandangkan dia amat lemah dalam subjek tersebut.
“You have to join my group or else you tak ada group.” Ujar Ashraff tidak putus asa. Aina kelihatan sedikit gugup dan takut-takut. One..two..three..Ashraff mengira dalam hati.Belum sempat Aina berkata apa-apa, Ashraff bersuara.
“Ok.On.” Ashraff menjawab bagi pihak Aina. Aina membulatkan matanya. Langsung tidak bersetuju dengan tindakan Ashraff.
“please Aina.for your own good.” Pujuk Ashraff dengan wajah yang redup. Aina mengetap bibir. Nampaknya dia tiada pilihan, terpaksalah dia bersetuju. Ashraff tersenyum lega. Rancangan pertama sudah berjaya. Woohoo...sorak Ashraff dalam hati. Aina diam membisu disebelah Ashraff.
“ Kenapa awak diam? Awak tak suka ke? Mungkin ni boleh bantu hubungan kita.” Ashraff bersuara perlahan sedangkan mereka masih berada dalam sesi lecture.
‘Bantu hubungan? Gila ke apa mamat ni..’desis Aina dalam hati. Aina menumpukan perhatian pada pengajaran pensyarah di hadapan. Ashraff tersenyum-senyum disebelahnya.
“Eh..kita berdua je ke?” soal Aina. Ashraff mengangguk. Aina mengetap bibir.Rasa berat hati mahu menerima ajakan Ashraff.
“ Awak ada siapa-siapa ke nak ajak join group kita? Kalau ada..ajak lah. Saya tak kisah.” Ashraff bersuara setelah Aina berdiam diri dengan lamanya. Aina menghela nafas perlahan. Mahu atau tidak dia harus menerima ajakan itu. Seandainya tidak, dia akan keseorangan memandangkan dia tiada teman lain. Kenalan yang lain pasti sudah punyai kumpulan masing-masing.
‘Redha je la Aina..’bisik hatinya.
Setelah ditimbang dan disukat..akhirnya Aina menganggukkan kepala tanda menerima pelawaan Ashraff. Dia sudah tiada pilihan lain. Ini demi markah untuk kerja kumpulan sebanyak 40 peratus.
“ Ok then..kita dah nak kena start bincang what type of project we gonna carry out..” Ashraff berkata dengan semangat sekali. Aina menggaru kepala. Sesungguhnya dia kelabu asap tika ini tentang subject tersebut.
“ Saya kelabu asap la pasal project ni..boleh briefing dulu tak?” soal Aina. Ashraff tergelak kecil mendengar istilah yang digunakan oleh Aina. ‘Kelakar juga minah ni..ingatkan serius 24 jam tanpa henti.’desis Ashraff dalam hati.
“Well…untuk final sem project ni, kita nak kena buat satu system. Awak mesti pernah tengok system-system yang ada kat internet kan..contohnya online bus ticket..purchasing online cinema ticket..semua tu ada system masing-masing. So now, kita kena buat system yang macam tu lah..” Ashraff memberi penjelasan kepada Aina tentang tugasan akhir sem itu. Aina mengangguk mulai faham.
‘Buat system? Macam mana?’ Aina bertanya pada diri sendiri. Melihat wajah Aina yang termangu membuatkan Ashraff dapat meneka yang gadis itu masih kelabu asap meskipun sudah diberi penjelasan yang panjang sebentar tadi. Ashraff berdehem.
“Don’t think too much.when we works together, everything will be easy. No worries ok.” ujar Ashraff bagai dapat membaca apa yang sedang berlegar di ruang fikiran Aina.

~ Burger-burger Cinta?? ~




Sedang aku termenung..tiba-tiba aku teringat akan cerita melayu yang bertajuk Karipap-karipap cinta...dulu nya aku tak pernah tahu kewujudan cerita ini. Tetapi aku mula tahu cerita ini dari roomate ku.. thanks babe..sebab u i tengok cerita ni.

And so sudden aku rasa nak buat cerita sendiri. Apa kata dengan tajuk Burger-burger Cinta?? nice jugak an..hmmm....aku dah mula fikir tentang plot cerita ni..nama watak and so on...aku tengah daydream ke? nope..i'm not..

Tapi for sure aku tak kan jadikan Karipap-karipap cinta sebagai inspirasi cerita aku nih. Sebab?? Bagi aku cerita tuh sengal giler. Itulah antara cerita yang paling worse aku pernah tengok.

Sorry to writer of karipap-karipap cinta. You already wrote good novel to read but when it turn to movie...not as good as the novel.


Monday, January 2, 2012

~ all about anger...~





Many of us experience anger.
Some people can let it go after a short time, and some people may hold onto for a long time.
I see anger as an invisible black line that you send to the person you are angry with, and sometimes, if you are both angry with each other, that black invisible line is sent back, keeping both people linked together in an endless black circle, until it is broken.
What are the steps you can take to break that link, and what happens when you do? First let’s discuss what anger is.

Anger attracts more anger. When you are angry, you will attract more angry situations in your life.
Darkness seeks darkness.

Anger is one of the most damaging emotions to the physical body. Anger hurts your heart spiritually and physically, and closes it off from being able to experience love in other areas of your life. It can eventually over a period of time lead to a physical illness.

Are you allowed to be angry?

Yes. Be angry, express your feelings, write them down, and then rip up the paper and throw it away. Say the words out loud to yourself, WITHOUT personally attacking the other person.
Give yourself a certain amount of time that you will allow yourse
lf to be angry.
Try to understand your situation, realize that this person that you are angry with on this earth plane may be here to help you learn a valuable lesson in life. Knowing that you may be learning a lesson, will help towards acceptance. You may then begin to ask yourself, what is my lesson?
Are you so angry that you cannot forgive this person? If you answered yes, then it could be a lesson in forgiveness.

Are you
so angry that you can not feel any compasion
towards this person? You may need to be more compassionate towards someone who may be worst off than you emotionally or spiritually.
Once you have expressed yourself, you must now learn how to LET IT GO.

Letting go of anger can be done in a couple of ways. One way is to forgive yourself for being angry.
Tell yourself “I forgive myself for being angry” every time you feel guilty about having such an emotion.

Try sitting quietly by yourself, breath in 3 deep breaths.

Relax.

You may begin to feel the release, a peacefulness with surround you. The other person may disappear from your life, or you can turn it around so that you may begin to be together again in a more meaningful way.
Do this even when everything in your body and mind is telling you that the other person does not deserve to be forgiven. Because in the end, it is all being done to help YOU!
Releasing you from the invisible dark line that binds you to this other person. If you can get to the point where you can do this WHILE you are arguing, you may be amazed to see how the other person may stop arguing mid-sentence, or the argument may stop as soon as it starts.

You should do it because you are trying to be a better person. Because the other person may be worse off than yourself, and not know how to forgive and love. Maybe nobody taught them. Maybe they were unloved, had unknown hateful things said to them as a child. They have grown up angry and confused and wanting to take it out on someone and that someone just happens to be you.

Repeat the following line every time the issue of anger towards another person comes up in you, even if you don’t believe it, sooner or later it may actually happen “I forgive (name) for what they have done”.
Make a conscious decision that you will forgive them.
By continuing to send out this positive affirmation you may come to the day where it happens, that today is the day, and you release the anger.
You may even be able to thank them silently for the lesson.

Peace will pervade you, you silently realized what it is all about, and you finally get IT.
Love and Forgiveness.

~ Love and Forgiveness..~




How can these two words, love and forgiveness change your whole perspective on life? First, you must put your trust in something bigger than yourself. You may call it God, Spirit,Budda, whatever your faith is, trust that it has a bigger plan (could it be a lesson in forgiveness?) than your everyday troubles. What is the most important lesson you can learn while here on earth?

Love and Forgiveness.
But how do you get to the Love part if you have hatred in your heart?Forgive. It sounds so simple and yet it can be the most difficult thing that you can do in this lifetime.

You were wronged or someone betrayed you, how can you let that go?

Forgive. Forgive and it will set your heart free. Here are some steps
that can get you there. Feel your anger, feel your sadness, feel whatever it is you need to get all those emotions out, write it down and then throw it away.
Give yourself a certain timeframe in which you will no longer continue to go on with those emotions.

Now comes the hard part, trying to convince yourself that the other person deserves to be forgiven. Every time this hurt comes into your heart, say to yourself "I forgive "name" for what they have done".
Every time you start to go over the scenario, and start to get angry or sad, instead replace it with "I forgive "name" for what they have done".
You might not believe what you are saying at first. But sending that message out into the universe will eventually help break the chain of black energy that links you together with an invisible line of hate.
Hopefully it will hit you one day. You can let it go, the hate, the anger, the betrayal, how you were wronged and in a peaceful loving moment truly feel that forgiveness.
The best possible way to break the chain of hate that connects you by an invisible link, is to stand and face this person and truly believing and feeling in your heart what you are about to say to them.

"No matter what you have done to me, I forgive you" It is truly disarming, and can break that link that binds you. That's it! It may be a long and hard task to get to that one simple line.

What does it feel like? Once you have set each other free, your heart feels lighter, you have an overwhelming feeling of peace.
You suddenly understand it all, the reason you are here, the lessons that you need to learn while on this earth plane. You will never be the same, because in every situation you can begin to feel compassion, humility and gratitude toward your fellow travelers here on earth.

You can LOVE again. You are a radiant being moving forward in life.

Be Well

~ Free Dieting..~


Many of us have forgotten how to manage our hunger. We leave it until we are hungry before we choose our food. Inevitably we make poor choices, or can even start binging. This can be prevented by fueling our bodies every 3 hours with healthy food. Beware of diet plans that only prescribe 3 meals a day.ife, perhaps it's time to examine this, and determine exactly what the need is. For some it can be boredom, others it can be loneliness, the stresses of life, or perhaps it is a ritual that comes from childhood.

We also have to learn what it is to be full. If we can learn to listen to our bodies we can stop eating. It's okay to leave food on your plate!


There is something about junk food that has a special pull. It's almost addictive. Be aware of the role junk foods play in your life, and try to get rid of them.

If you set a specific goal for yourself you will find it is far easier to keep motivated. Everytime you reach for some comfort food, you can train yourself to respond with your goal. "Will this help me reach my goal?" It can take real dedication to keep with the plan. Focus on the goal every day.

If you overindulge, don't fall off the wagon. Don't tell yourself you're a failure. It's okay - eat better the next meal, or maybe exercise more. Feeling like you are constantly deprived can lead to binging, and can play real mind games.

Sunday, January 1, 2012

~ Poem for you..~


Say whatever you want to with all your heart,
My beloved, stay in my heart always,
I havent fallen in love,
It happened now,
So why should i deny it now?
I didnt mischief,
It happened,
So what else should i do?

He doesnt think the world is crazy,
No one knows when he'll fall in love,
You fell fire's raging,
In the winter's too,

I dont know how i said it that my hearts beats for you,
Your love compelled me so much,
I didnt think, but i gave everything to you,
I feel you in every breath i take,
And you intoxicated every heart beat of mine,
Your love has too lovely..

p/s : dedicated to him..my dear b..

Saturday, December 31, 2011

~ Welcome 2012...~

yeayy..new year..happy new year... pejam celik pejam celik kejap je masa berlalu...
hurrmmm...
11.59 malam ni menandakan berakhirnya 2011..dan selamat datang 2012..


Sepanjang tahun 2011 ni...dah bermacam-macam dugaan dan cabaran yang aku lalui.. dan pelbagai perasaan yang aku rasai...sedih, gembira, bahagia, jatuh.. tapi tak bermakna segala yang aku lalui ini menyebabkan aku lemah semangat untuk berhadapan dengan tahun 2012.

Hope this new year, aku akan menjadi seorang yang lebih kuat dan tabah dalam menghadapi cabaran dan dugaan yang aku tidak ketahui. Dan untuk tahun baru ini, aku akan lebih rajin dan bersemangat untuk belajar dan takkan
cepat putus asa.


And..semoga perhubungan aku dengannya akan lebih erat dan takkan rapuh. This new year aku harap aku dapat ubah sikap aku yang buruk dan gantikannya dengan yang baru. Menjadi seorang yang lebih cool dan low profile.


To my dear, hubungan kita hampir genap setahun. Kita dah ketawa sama-sama... menangis...dan bergaduh..tapi kita tetap juga satu. Selama 10 bulan ni...tak dinafikan perangai bby yang selalu buat b kusut sedikit sebanyak membuatkan hubungan kita bergoncang..kita bertengkar..bergaduh..salah faham..
Tapi..bukan niat bby..day by day..bby try untuk berubah. Tidak terlalu mengikut emosi ini...

Untuk tahun baru ini, bby harap hubungan kita akan lebih erat. Sama-sama kita ambil yang jernih dan tinggalkan yang keruh dalam 2011. Semoga kita terus bersama menghadapi dugaan pada tahun yang akan datang ni. :)

~ curiosity ~


Curiosity.. ataupun perasaan ingin tahu...setiap dari kita masing-masing mempunyai tahap perasaan ingin tahu . Mungkin ada yang tahap ingin tahunya rendah..dan mungkin ada tahap ingin tahunya tinggi. Ia nya bergantung pada individu.

Tidak dinafikan bahawa sikap ingin tahu ini mempunyai banyak kebaikan, namun sikap ini juga mempunyai keburukannya. Ini lah kehidupan, tiap satu punyai pro dan kontranya. Bukan semuanya sempurna melainkan Yang Maha Pencipta .

Mungkin sesetengah pihak berpendapat sikap ingin tahu seharusnya ada dalam diri setiap manusia. Ini kerana, sikap ini mampu mendorong manusia untuk mengkaji, dan belajar tentang apa yang individu ingin tahu. Sebagai contohnya, sikap ini amatlah memberi 100% kebaikan kepada pelajar. Sebabnya? Tentulah kerana sikap ini akan mendorong pelajar untuk terus belajar dan mencari ilmu bagi menjawab segala tanda tanya.

Walaubagaimanapun, sikap ingin tahu ini juga punyai keburukannya. Pabila perasaan ingin tahu terlalu tinggi.. manusia normal tidak dapat lagi mengawalnya. Nah, ini yang membawa kepada perkara yang tidak elok sebagai contoh

Friday, December 23, 2011

~ Kisah Siakap dan Senohong..~


Dalam sebuah kampung, terdapat sebuah rumah usang yang di diami oleh satu keluarga yang hidup serba kekurangan. Terdapat 4 penghuni di dalam rumah usang tersebut, iaitu Pak Tam, Mak Tam dan dua orang anak lelakinya, Senohong dan Siakap. Walaupun hidup dalam serba kekurangan namun, mereka menikmati indahnya kehidupan dengan bahagia sekali.

Pada suatu petang, sekembalinya Mak Tam dari sawah padi, dia melihat kedua anaknya sedang bermain berkejaran di bawah pokok. Seulas senyuman mekar di bibir Mak Tam melihat telatah anak lelakinya. Mak Tam duduk di pangkin bawah pohon senduduk sambil matanya memerhati tingkah anak-anak nya.
" Ibu..." jerit Senohong yang mulai sedar akan kehadiran ibunya. Lantas dia berlari mendapatkan ibunya. Siakap juga turut meluru ke arah Mak Tam. Gelak ketawa mengiringi larian mereka. Mak Tam tersenyum senang hati.
" Ish..anak-anak ibu ni dah makan ke?" soal Mak Tam sebaik sahaja kedua anaknya sudah berada dalam pelukannya.
Siakap dan Senohong menggeleng serentak. Mak Tam mengerutkan dahi. Timbul rasa kasihan memikirkan anaknya yang masih belum makan sedangkan sudah lewat petang.
" Siakap..kenapa tak makan? kan ibu sudah pesan, makanan ada di bawah tudung saji." Mak Tam memandang Siakap, anak sulungnya yang berumur lapan tahun.
" Kami tunggu ibu dan ayah balik." jawab Siakap perlahan. Mak Tam memandang lembut ke arah anaknya. Rasa bersyukur di kurniakan anak yang begitu prihatin. Mak Tam mengusap kepala Siakap dan Senohong.
" Mari masuk. Mandi dan makan." ajak Mak Tam. Siakap dan Senohong menjerit kegembiraan. Mereka berlari masuk ke rumah. Mak Tam ketawa halus. Tiba-tiba dia teringat akan suaminya yang masih belum pulang. Matanya memandang ke arah sawah yang luas terbentang.

Sewaktu Mak Tam sibuk melayan anak-anaknya menjamu selera, kedengaran suara memberi salam dari pintu rumah. Mak Tam tahu itu pasti suaminya lantas kakinya melangkah laju untuk menyambut kepulangan suami tersayang. Pak Tam mengukirkan senyuman sebaik sahaja melihat seraut wajah yang setia bersamanya waktu susah dan senang.
" Abang..lewat abang balik hari ni." Mak Tam menyalami tangan suaminya.
" Hari ini abang habiskan petak yang hujung. itu yang lambat sikit." Pak Tam duduk di tangga rumah bagi melepaskan rasa penatnya. Mak Tam berlalu ke dapur dan membawakan segelas air buat suaminya.
" Terima kasih Tam." air yang dibawa oleh Mak Tam diteguk rakus. Dahaga sungguh. Mana tidaknya sejak matahari tegak di kepala lagi dia sudah membanting tulang di sawah. Menanam padi dan kerja-kerja kampung merupakan sumber pencarian rezeki mereka sekeluarga. Meskipun dia melarang Mak Tam untuk bekerja namun isterinya itu berdegil hendak turut membantunya. Katanya, biarlah susah senang bersama. Akhirnya, Pak Tam membenarkan saja Mak Tam bekerja.
"Anak-anak mana Tam?" soal Pak Tam apabila tidak kedengaran suara Siakap dan Senohong.
" Mereka di dapur bang. Makan."jawab Mak Tam.
Pak Tam mengerutkan dahi. " Kenapa baru makan Tam?"
" Anak-anak tunggu kita makan sekali."
Pak Tam menghela nafas panjang.
" Mari makan bang.."
Pak Tam mengangguk. Di dapur kelihatan Siakap dan Senohong begitu berselera makan biarpun hanya telur goreng dan ikan keli menjadi santapan.
" Ayah...." dengan mulut yang penuh, Senohong memanggil ayahnya sebaik ternampak kelibat Pak Tam. Senohong memang seorang anak yang manja. Pak Tam duduk bersila disebelah Senohong dan Siakap. Mak Tam menyendukkan nasi untuk Pak Tam. Pak Tam dan Mak Tam menjamu selera diselangi dengan celoteh anak lelaki.
 

Template by BloggerCandy.com